preloder

Global Goals

Chambers


Chamber Tanpa Kemiskinan

Saat ini, di Indonesia terdapat 140.000 masyarakat Indonesia yang hidup dibawah garis kemiskinan yaitu dengan biaya hidup kurang dari Rp 20.000 per hari. Chamber ini hadir untuk melahirkan area kolaborasi yang berfokus pada upaya peningkatkan pendapatan bagi penduduk melalui pemberdayaan masyarakat miskin melalui usaha yang berkelanjutan untuk menjamin kesejahteraan mereka dan juga mengurangi tingkat kemiskinan secara nasional.

Chamber Tanpa Kelaparan

Pada tahun 2013, sejumlah 37 persen anak-anak berusia antara 0-59 bulan menderita pertumbuhan kerdil dan 12,1 persen mengalami gizi buruk, yang mana berat badan mereka sangat rendah dibandingkan dengan tinggi badannya. Tentunya isu kelaparan ini kemudian menjadi salah satu perhatian oleh pemerintah. Menindaklanjuti hal tersebut, chamber no hunger ini memberikan ruang kepada pemuda yang ingin berpartisipasi dengan aktif dalam mendiskusikan tentang upaya menjamin agar semua orang dapat menikmati pangan yang aman dan bernutrisi sepanjang tahun secara merata.

Chamber Kesetaraan Gender

Keseteraan gender merupakan salah satu isu internasional yang telah beralih menjadi isu nasional. Alhasil, di tahun 2030, pemerintah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk kemudian bersama-sama mengatasi masalah tersebut. Maka dari itu, chamber ini akan hadir untuk wadah berdiskusi dan kemudian nantinya akan diimplementasikan dalam bentuk proyek sosial dengan fokus untuk mengakhiri segala bentuk diskriminasi, kekerasan, perdagangan perempuan, pelecehan seksual terhadap perempuan dan anak perempuan.

Chamber Energi Bersih dan Terjangkau

Energi merupakan kontributor terbesar terhadap perubahan iklim dunia, terhitung sekitar 60% dari total emisi gas rumah kaca di dunia. Melihat hal tersebut, setiap negara tentu akan diminta keterlibatannya untuk ikut peduli terhadap lingkungannya. Berawal dari masalah inilah kemudian chamber energi bersih dan terjangkau ini hadir dan akan menghimpun suara pemuda dan diharapkan bisa memiliki bentuk aksi nyata terkait bagaimana memastikan semua orang memiliki akses terhadap energi terbarukan serta penurunan tingkat emisi dari energi yang dihasilkan.

Chamber Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan

Upaya penyediaan akses universal terhadap ruang terbuka hijau yang aman, inklusif dan mudah diakses khususnya bagi perempuan, anak dan penyandang disabilitas tetap terus diperjuangkan. Chamber ini hadir sebagai bagian dari suara perjuangan tersebut dengan memfasilitasi pemuda untuk fokus pada pembangunan kawasan yang inklusif dengan pengelolaan limbah yang berkelanjutan dan memposisikan kota-kota pada inti pembangunan berkelanjutan ditengah pesatnya urbanisasi tanpa melupakan warisan alam dan budaya dunia.

Chamber Ekosistem Lautan

Penelitian dari Jambeck di tahun 2015 mengungkapkan bahwa Indonesia menempati posisi kedua penyumbang sampah terbesar setelah Cina yakni sebesar 187,2 juta ton pertahunnya. Masalah ini tentu menjadi permasalahan yang serius sehingga harus mendapatkan perhatian di semua kalangan termasuk anak muda. Sebagai upaya pendukung, dalam hal ini GILS tahun 2018 akan menghadirkan chamber ekosistem laut dengan harapan anak muda juga ikut ambil bagian dalam melindungi ekosistem laut dan kawasan pesisir melalui penanganan limbah yang berasal dari daerah hulu (daratan) yang dapat mencemari kehidupan laut.

Kamu punya pertanyaan lain?

Jangan ragu untuk bertanya kepada kami! Kami siap membantu segala keresahan anda dalam mengikuti Great Indonesian Leaders Summit! Silahkan lihat halaman ini Frequently Asked Question untuk menjawab pertanyaanmu.

Narahubung